Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Samarinda – Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026) di Lapangan Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026, diikuti 506 pembalap dari berbagai daerah dengan mempertandingkan 32 kelas balap, mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda-Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley dan moge.

Ketua Ikatan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata yang juga menjabat sebagai Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan sambutan melalui tayangan video dari lokasi berbeda karena tengah melaksanakan agenda kedinasan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 dan menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi otomotif, tetapi juga sarana membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi generasi muda.

“Acara ini tidak hanya menjadi wadah inovatif untuk menguji kemampuan dan memperkuat kolaborasi otomotif nasional, namun juga berperan strategis dalam mengedukasi masyarakat serta generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman di Indonesia,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menegaskan bahwa semangat balap harus diwujudkan di arena yang tepat, bukan di jalan raya. Karena itu, Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dihadirkan sebagai wadah resmi yang aman, terukur, dan memenuhi standar keselamatan sehingga generasi muda memiliki ruang positif untuk menyalurkan hobi dan adrenalin tanpa harus melakukan balap liar.

“Generasi muda diharapkan memperoleh sarana yang tepat untuk menyalurkan hobi dan adrenalin berkendara secara positif, tanpa melalui aksi balap liar di jalan umum yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” lanjutnya.

Ajang ini menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus berkompetisi secara aman, sportif, dan sesuai standar keselamatan. Sebanyak 32 kelas dipertandingkan untuk mengakomodasi berbagai kategori pembalap, mulai dari kelas utama hingga kelas lokal dan Harley maupun moge.

Kegiatan pembukaan dihadiri Komjen Pol. (Purn.) Drs. M.H. Ritonga, M.Si., Irjen Pol. (Purn.) Iman Prijantoro, S.H., Irjen Pol. (Purn.) Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum., Brigjen Pol. (Purn.) Rudi Hartono, S.H., S.I.K., Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. Seno Aji, M.Si., Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusuma, S.H., M.Han., Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendry Umar, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan, Ketua IMI Provinsi Kalimantan Timur Narto Bulang, Ketua IMI Samarinda H. Syahrial Saraping, serta unsur pemerintah daerah dan komunitas otomotif.

Komjen Pol. Dedi Prasetyo berharap Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

Hari ini, suasana dipastikan akan semakin semarak karena memasuki babak final dan perebutan gelar juara di berbagai kelas. Para pembalap terbaik akan kembali turun ke lintasan untuk menentukan siapa yang paling cepat, paling konsisten, dan paling layak menyandang gelar juara Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026.

“Gas di sirkuit, tertib di jalan.” Pesan tersebut menjadi semangat utama kejuaraan ini, bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri, sedangkan jalan raya adalah ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

  • Related Posts

    Polres Trenggalek Matangkan Mitigasi Jalur Nasional Tugu, Antisipasi Dampak Hidrometeorologi

    TRENGGALEK – Peristiwa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek dalam beberapa waktu terakhir memicu jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim untuk bergerak cepat meningkatkan kewaspadaan. Langkah tersebut…

    Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan

    Jakarta, 2 November 2026 — Pembangunan kawasan pesisir Pantai Utara Jawa (Pantura) tidak boleh hanya menghadirkan tanggul laut, infrastruktur, dan kawasan baru. Kepastian tanah, perlindungan nelayan, keberlanjutan usaha petambak, serta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polres Trenggalek Matangkan Mitigasi Jalur Nasional Tugu, Antisipasi Dampak Hidrometeorologi

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 1 views

    Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 2 views

    Polri Gelar Dialog Penguatan Internal, Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat Rawat Ruang Informasi Publik

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 2 views

    Tindak Lanjuti SE Kapolri, Polda Jatim Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh PNPP

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 2 views

    Wakapolda Jatim Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas, Pastikan Aktivitas Masyarakat Aman dan Lancar

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 3 views

    Polda Jatim Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi di 13 Daerah, Tetapkan 21 Tersangka

    • By Redaksi
    • November 2, 2026
    • 3 views